MAN 2 Kulonprogo Ikuti Expo GTK Madrasah

user
Danar W 28 November 2022, 03:10 WIB
untitled

Krjogja.com - KULONPROGO - MAN 2 Kulonprogo menjadi salah satu madrasah se-Indonesia yang ditunjuk Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama RI mengikuti Expo GTK Madrasah, di Kemayoran Jakarta, Jumat (25/11/2022). Expo bertajuk "Berinovasi Mendidik Generasi" ini merupakan rangkaian Hari Guru Nasional (HGN). Terdapat 12 boot dengan banyak kategori yang diisi oleh para guru dan tenaga kependidikan madrasah.

Stan MAN 2 Kulonprogo mendapatkan perhatian banyak pengunjung. Enny Retno Yaqut Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama RI yang didampingi Direktur GTK Dr Zain mengunjungi stan pameran MAN 2 Kulonprogo. Enny Retno Yaqut antusias melihat produk-produk unggulan yang dipamerkan.

Kain ecoprint menjadi salah satu yang menarik perhatiannya. Bahkan Enny Retno Yaqut berkesempatan memilih-milih dan membeli kain ecoprint hasil karya siswa MAN 2 Kulonprogo. "Hasil karya anak-anak Mandaku (MAN 2 Kulonprogo) sangat bagus dan sudah mampu bersaing di pasaran. Saya berharap jaringan pasar diperluas sehingga bisa dikenal di masyarakat luas," pesan Enny.

Kepala MAN 2 Kulonprogo Hartiningsih MPd menyatakan kegembiraannya bahwa produk anak-anak Mandaku banyak digemari para pengunjung khususnya Istri Menteri Agama. "Suatu kehormatan bagi MAN 2 Kulonprogo diundang khusus untuk mengikuti expo dalam rangka Puncak HGN Kementerian Agama. Alhamdulillah, sambutan Ibu Enny Retno Yaqut (Istri Menteri Agama luar) biasa, begitu juga antusias pengunjung sangat tinggi," ujar Hartiningsih, Minggu (27/11/2022) saat dikonfirmasi.

MAN 2 Kulonprogo menampilkan produk unggulan karya peserta didiknya dari Program Keterampilan Agribisnis dan Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dan Tata Busana. Dari APHP menyuguhkan olahan yogurt bernama Manjagurt, hasil olahan kefir yakni Manjafir, dan es krim yang diberi nama Mandalato Lezatos dan Coffe Mandaku. Selain itu adapula produk unggulan program keterampilan Tata Busana yang terdiri dari kain batik ecoprint dan berbagai outer, tas untuk pesta, masker, dan tas untuk acara santai.

"Ajang seperti ini sering sekali diikuti oleh Mandaku dalam rangka mengenalkan produk anak-anak yang tidak kalah dengan produk lain di pasaran. Sekaligus untuk menguatkan kepercayaan diri anak-anak bahwa karya siswa Mandaku mempunyai nilai jual dan mendapat tempat di hati masyarakat. Nanti selepas dari Mandaku, para lulusan bisa mengembangkan karya dengan berwirausaha dengan selalu melakukan inovasi," imbuh Hartiningsih. (Wid)

Kredit

Bagikan