Nadiem Makarim Minta Guru Ciptakan Belajar Menyenangkan, Ini Alasannya

user
Primaswolo Sudjono 28 November 2022, 11:11 WIB
untitled

Krjogja.com - KENYAMANAN dalam proses belajar merupakan kunci dari pencapaian hasil pendidikan. Dengan suasana nyaman maka gairah belajar menjadi lebih baik. Karena itu, guna mencapai harapan tersebut, guru diharapkan mampu berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.

Harapan terhadap guru disampaikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN)
Menurutnya, jika seorang anak mengasumsikan pembelajaran sebagai sesuatu yang membosankan, menyebalkan bahkan menyakitkan maka anak itu akan mengasosiasikan belajar dengan hal yang negatif.
Bagi Nadiem Makarim, sekolah adalam tempat untuk menuntut ilmu. Karena itu sebisa mungkin siswa menyukai tempat tersebut. “Untuk menjadikan anak sebagai pemelajar sepanjang hayat maka pembelajarannya harus menyenangkan. Dengan demikian, yang lebih penting adalah kemampuan untuk mencintai belajar bukan sekadar menghafal pelajaran,” ujar Nadiem memberikan alasan.

Oleh karena itu Mendikbudristek mengajak para pendidik di Indonesia untuk bersemangat dalam berkarya dan berinovasi. Sebagaimana tema yang diusung pada HGN tahun ini yaitu “Serentak Berinovasi Wujudkan Merdeka Belajar”.

Baca Juga

Penerapan Kurikulum Merdeka, Bagaimana Pandangan Guru?

Tema yang diusung tahun ini terinspirasi dari semangat para guru. Dengan Merdeka Belajar, para guru di Indonesia sekarang semakin tergerak untuk menghadirkan inovasi dalam pembelajaran dan membawa perubahan di lingkungan sekolahnya.

“Gerakan Merdeka Belajar yang sudah kita upayakan bersama selama tiga tahun terakhir harus menjadi lebih besar lagi, harus bisa dirasakan manfaatnya oleh semua murid, semua guru, semua sekolah di seluruh Indonesia. Keberanian kita untuk berinovasi harus semakin ditingkatkan lagi sebagai bekal kita melompat ke masa depan,” tutur Nadiem .

Lebih lanjut, Mendikbudristek menyampaikan bahwa sistem pendidikan Indonesia sedang memasuki babak baru. Saat ini, Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan jauh lebih besar di mana para guru bisa mengembangkan projek-projek kreatif yang membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Kemudian, dengan program Pendidikan Guru Penggerak, para pendidik dipersiapkan untuk menjadi generasi pemimpin pembelajaran di masa depan.

“Ada 50.000 Guru Penggerak yang tersebar di seluruh Indonesia kini siap menjadi kepala sekolah dan pengawas dengan jiwa kepemimpinan dan dedikasi yang tinggi. Saya minta ada kepala dinas mendukung mekanismenya di lapangan,” ujar Nadiem.

Gerakan Merdeka Merdeka Belajar yang sudah berjalan selama tiga tahun terakhir, menurut Nadiem, harus menjadi lebih besar lagi dan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh semua murid, semua guru, semua sekolah di seluruh Indonesia. “Keberanian kita untuk berinovasi harus semakin ditingkatkan lagi sebagai bekal kita melompat ke masa depan,” kata Mendikbudristek. (Ati)

Kredit

Bagikan