SDN Adisutjipto 1 Wisuda 48 Siswa

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Adisutjipto 1 melepas sebanyak 48 siswanya untuk melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelepasan siswa ini ditandai dengan prosesi wisuda yang digelar di Gedung Erlangga Yogyakarta, Selasa (14/06/2022).

Kepada SDN Adisutjipto 1, Drs Supramono mengatakan wisuda kali ini terasa sangat istimewa. Hal tersebut karena ini merupakan wisuda pertama setelah pandemi Covid-19 melanda negeri ini sejak 2019 silam.

“Selama pandemi baru kali ini dilaksanakan prosesi wisuda. Sebelumnya karena adanya pembatasan aktivitas maka wisuda tidak dilaksanakan dan hanya berupa proses administrasi kelulusan saja di sekolah,” kata Supramono.

Selama pandemi, Supramono mengakui proses belajar mengajar terhadap siswa berjalan kurang maksimal. Pembelajaran bukan dengan tatap muka secara langsung alias melalui metode daring membuat pemnyampaian ilmu yang diberikan guru kepada siswa kurang dapat terserap dengan baik.

Namun demikian dengan keterbatasan yang ada itu seluruh siswa kelas 6 SDN Adisutjipto 1 tetap mampu lulus 100 persen dengan nilai yang memuaskan. Bahkan beberapa siswa telah diterima di sekolah-sekolah menengah pertama negeri di DIY melalui jalur prestasi.

Supramono berharap dengan kelulusan ini maka para siswa dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Ia juga berharap ilmu yang telah diperoleh selama duduk di bangku sekolah dasar dapat dikembangkan dan bermanfaat bagi pendidikan siswa kedepan.

“Anak-anak akan punya sejarah tersendiri bahwa mereka pernah dibesarkan di sekolah ini. Karena dari sini pendidikan dasar mereka dimulai untuk kesuksesan pada kemudian hari,” imbuhnya.

Pada tahun ajaran baru mendatang, Supramono menegaskan sekolah yang dipimpinnya telah menyiapkan beberapa program unggulan. Salah satunya yakni ‘class room’ dimana di dalamnya akan menyediakan laboratorium komputer maupun Bahasa Inggris.

Ia menyadari dalam kehidupan yang serba maju seperti saat ini peran komputer dan Bahasa Inggris sangat dibutuhkan bagi dunia pendindikan. Dari program ini diharapkan murid-murid akan menguasai dua bidang tersebut lebih awal sehingga mereka akan menjadi siswa unggulan saat lulus nantinya.

Sementara itu ketua panitia wisuda, Supadmiyati SPd menyatakan tingkat kelulusan siswa tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Ia merincikan dari 48 siswa yang lulus, 23 murid berasal dari kelas A dan 25 murid dari kelas B.

“Tahun ini SDN Adisutjipto 1 merai nilai rata-rata tertinggi untuk sekolah dasar di Kecamatan Depok Sleman. Ini merupakan hasil kerja keras bersama antara sekolah, siswa maupun orang tua,” tegasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI