51 Tahun SMPN 1 Sayegan, Siswa Bergaya Busana Jawa

SLEMAN, KRJOGJA.com – Puluhan siswa SMPN 1 Seyegan mengenakan pakaian Jawa. Ini merupakan serangkaian memeriahkan ulang tahun SMPN 1 Seyegan ke 51.

Siswa yang mengenakan pakaian Jawa berkumpul di ruang Bimbingan Konseling. Satu per satu mereka memperagakan cara mengenakan pakaian Jawa. Mulai dari melipat wiru, memakai stagen hingga kelengkapan yang lain. Seperti selop, blangkon dan keris untuk laki-laki. 
Setelah selesai, mereka semua dilihat kerapian dan penampilan.

Setiap kelas mengirimkan dua perwakilan. Satu putra dan satu putri. Namun ada tiga kelas yang hanya mengirimkan putri saja. Setelah selesai, mereka diminta berjalan menuju aula. Di sana sudah menunggu siswa lain yang memang sedang berkumpul.

"Ini untuk memeriahkan ulang tahun sekolah yang ke 51. Selain ini mengenakan busana Jawa, juga ada menghias tumpeng, pemeran lukisan siswa dan pentas seni," kata Kepala SMPN 1 Seyegan Rini Trimurti, Kamis Kliwon (28/2/2019).

Kegiatan nguri-nguri Budaya Jawa ini bukan yang pertama diselenggarakan di SMPN 1 Seyegan. Melainkan hampir setiap kali ada momentum khusus. Tidak sebatas mengenakan Bahasa Jawa saja, namun ada menulis dan membaca aksara Jawa hingga pidato Bahasa Jawa.

Bukan tanpa sebab, sejak 2014 lalu SMPN 1 Seyegan menjadi sekolah berbasis budaya. Di sekolah ini memiliki laboratorium mini budaya. Di sini anak-anak bisa tahu alat komunikasi zaman dulu itu seperti apa. Hingga cara menghitung penanggalan atau weton.

"Setiap Kamis Pahing selalu mengenakan pakaian Jawa. Selain itu Rabu Legi juga. Karena itu adalah hari lahir sekolah kami. Dengan mengajarkan anak akan nilai budaya sejak dini, mereka menjadi pribadi yang lebih santun dan tidak mudah marah," urainya.(Awh)

BERITA REKOMENDASI