Dukungan Sekolah Vokasi Lemah

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Dukungan pemerintah baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo maupun Provinsi Jawa Tengah terhadap sekolah vokasi dinilai sangat lemah. Bahkan cenderung dibarkan. 

Padahal Purworejo sudah dicanangkan sebagai kabupaten vokasi, dimana setiap lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) memiliki kompetensi yang siap untuk memasuki dunia kerja. Bahkan setiap SMK selalu berupaya mencari terobosan di dunia untuk menempatkan para lulusannya.

“Tidak ada tindaklanjut dari pemerintah setelah Purworejo dicanangkan sebagai kota vokasi, bahkan terkesan dibiarkan,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMK (MKKS) Kabupaten Purworejo Ki Gandung Ngadina SPd di sela-sela kegiatan motivasi dan pembekalan siswa kelas XII SMK TKM Teknik Tamansiswa Purworejo di kompoeks SMK setempat, Minggu (4/3).

Ki Gandung Ngadina yang juga Kepala SMK TKM Teknik Tamansiswa Purworejo ini mengaku jika sekolah kejuruan hingga kini masih dipandang tidak setara dengan sekolah menengah umum (SMU) oleh para pemangku kebijakan. Padahal SMK selama ini berjuang untuk mendidik para siswanya, yang tidak saja untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tapi sekaligus mencetak siswa yang siap terjun di dunia kerja. (Nar)

BERITA REKOMENDASI