Gelar Market Day, SDIT Yaa Bunayya Tanamkan Jiwa Enterpreneurship Bagi Siswa

SLEMAN, KRJOGJA.com – Panas terik matahari rupanya tak meredupkan semangat para siswa untuk turut meramaikan acara tahunan market day Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Yaa Bunayya Pandega Marta Pogung Lor, Sleman. Para siswa sibuk menata dagangannya di stand masing-masing, semua terlihat rapi dan siap untuk menawarkan dagangannya baik produk kelas maupun produk rumah masing-masing. Ada banyak wali murid yang hadir dan ikut meramaikannya sebagai salah satu sasaran pasar pada acara ini, begitu juga dengan para guru dan karyawan yang terlibat dalam acara tahunan yang besar ini.

"Guru hanya mengarahkan siswa berdagang untuk mengukur sejauh mana mereka mampu berjual beli dengan cara yang baik dan benar. Acara yang tidak semata-mata berorientasi pada untung rugi akan tetapi juga meningkatkan potensi dan keterampilan siswa sebagai modal dan bekal awal siswa untuk kedepannya menjadi pribadi muslim yang tangguh, mandiri dan berani berwirausaha," ujar Nur Kholis, Kepala Sekolah SDIT Yaa Bunnaya, Sabtu (26/10/2019).

Salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini adalah menumbuhkan jiwa enterpreneurship bagi siswa. Karena di era modern ini semua serba bersaing, semua serba ingin menampilkan yang terbaik. Begitu juga sekolah dan guru terus berinovasi agar siswa terus berkembang dan mempunyai keterampilan untuk bertahan hidup dan berani bersaing di kemudian hari. Karena berdagang adalah sebuah keterampilan dan tidak semua orang mempunyai keterampilan itu.

Terdapat berbagai jenis barang yang dijual, ada yang menjual aneka makanan, minuman, alat tulis, mainan, ikan beneran juga ada. Harganya pun juga bersaing  karena  peserta yang  membawa dagangan pribadi lumayan banyak. Mereka juga berani untuk mempromosikan dagangannya masing-masing, melakukan transaksi jual beli kemudian menyimpan  dan menghitung keuntungannya, tentu para orang tua dilarang untuk membantu anaknya dalam acara ini karena siswa diajarkan untuk bisa dan mandiri. 

"Selain membuat produk, mereka juga belajar untuk menjualkannya, bagaimana nih agar produk yang kita bikin ini habis terjual/laku semuanya?” tambah Nur Kholis. 

Ketika produk mereka laku terjual, kita bisa lihat betapa senangnya anak-anak kita dapat keuntungan dari penjualan tersebut, setelah usaha keras dan keringat mereka untuk menawarkan dagangannya kepada para pembeli agar habis. Ya walaupun tidak seberapa banyak tapi di situ mereka belajar. Market day juga menjadi sarana agar menumbuhkan rasa menghargai orang lain.(*)

BERITA REKOMENDASI