Kontingen Tari SMPN 5 Terbaik Nasional

KOTINGEN SMPN 5 Yogyakarta meraih predikat Peringkat Terbaik dalam lomba Kreativitas Seni Tari Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Nasional SMP tahun 2016 di Manado. FLS2N berlangsung 28 Agustus – 3 September.

Penari-penari dari SMPN 5 Yogyakarta itu masing-masing Aulia Surya Insani Alamsyah kelas 8.5, Ratumas Amaraduhita Rengganingtyas Arham kelas 9.8, Lintang Nuraini kelas 8.9, Rosa De Lima Tyanti Banotama kelas 8.8, dan Nabila Intan Permatasari 8.5.

Aulia dan Lintang belajar tari di sanggar, yang lainnya pernah berkenalan dengan seni tari. Sedang Ratumas seorang penari senam.

Tari yang ditampilkan SMPN 5 berjuidul 'Ja Nyampah' bertema lingkungan agar orang tidak membuang sampah sembarangan. Penari dari SMPN 5 itu juga tampil dengan kostum bahan daur ulang.

"Musik iringannya memakai gamelan tetapi dengan garapan, ada yang nge-rap segala meskipun hanya sebagian," kata Ratumas yang diiyakan oleh teman-temannya di SMPN 5, Senin (5/9/2016). Tidak ada tanda kelelahan pada para penari itu, sudah mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti yang lain.

Iringan sudah bentuk audio, awalnya mereka belajar di sekolah sendiri. Namanya juga lomba kreasi maka siswa ikut mencari tari apa yang akan ditampilkan. Dibantu oleh pelatih tari Catur Agung Mulyadi dan koreografer Agung Tri Yulianto. Setelah tarinya jadi, baru dibuatkan musik pengiringnya.

Menurut penanggungjawab FLS2N SMPN 5 Sujiana MPd, para penari itu terlebih dahulu mengikuti audisi di tingkat sekolah. Setelah terpilih mereka maju lomba tingkat Kota Yogyakarta, menjadi juara maju tingkat DIY. Karena juga menjadi juara di tingkat DIY maka maju ke tingkat nasional.

"Sebelum berangkat ke Manado, kami masuk karantina di Hotel Sriwedari selama satu minggu untuk mendapatkan pelatihan khusus untuk persiapan maju tingkat nasional," jelas Ratumas yang diiyakan teman-temannya.

Karena menjadi Peringkat Terbaik tingkat nasional, maka mendapat tropi piagam dan uang pembinaan. Para penari itu merasa beruntung bisa mengikuti FLS2N tingkat nasional, bertemu dan berkenalan dengan teman sebaya dari berbagai daerah. Sempat mempelajari bahasa daerah lain. Banyak pengalaman yang diperoleh. (War)

 

BERITA REKOMENDASI