Pembelajaran di Daerah 3T, Ditjen Diktiristek Siapkan Mobil PJJ Kampus Merdeka dan Mobil Vaksinasi

Mobil PJJ ini nantinya akan terintegrasi dengan Klinik Sistem Pembelajaran Daring Pendidikan Tinggi (Klinik SPADA). Klinik SPADA ini akan membawa VSAT sekaligus menjadi tempat pembelajaran daring dengan berkeliling daerah 3T tersebut. Mobil PJJ ini nantinya juga akan dilengkapi dengan layanan vaksinasi keliling untuk tenaga pendidik (tendik) dan mahasiswa.

Layanan Mobil PJJ Kampus Merdeka ini difokuskan di daerah 3T yang sama sekali tidak terjangkau jaringan internet fiber optik. Paris menyebut terdapat sekitar 68 perguruan tinggi yang berada di daerah 3T, di antaranya di Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Utara, Papua, dan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Dengan total 13 unit mobil, 10 mobil akan dikirimkan ke tiga provinsi yaitu NTT, Maluku Utara, dan Papua.

“Kita betul-betul akan fokus memfasilitasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sekolah menengah dan pendidikan dasar agar difasilitasi sebagian oleh mobil Kampus Merdeka,” ucap Paris.

Tak hanya itu, berbagai upaya juga dilakukan dengan melibatkan perguruan tinggi negeri dan swasta untuk mengatasi ketertinggalan di daerah 3T. Seperti ADA DIKTI (Anjungan Daring Pendidikan Tinggi), yang sudah dipasang di NTT, Maluku Utara, dan Papua. ADA DIKTI ini berupa mini base transceiver station (BTS) untuk menangkap sinyal yang lemah untuk diperkuat agar internet tersedia di daerah 3T tadi.

Setelah mini BTS di daerah-daerah tersebut berdiri, Ditjen Diktiristek pun mengadakan tablet DIKTI EDU yakni tablet terjangkau berisi modul pembelajaran dari mata kuliah dari semester 1 sampai 8 sesuai dengan program studi di daerah tersebut. “Karena selain tidak memiliki jaringan internet, mahasiswa di daerah 3T juga tidak memiliki perangkat untuk menjalani pembelajaran daring,” jelas Paris.

BERITA REKOMENDASI