Pemetaan Penjaminan Mutu, Jadi Pijakan Pengembangan SMK

Editor: Ary B Prass

SEMARANG, KRJOGJA.com- Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah Ir Yuni Astuti MA menyambut baik pemetaan penjaminan mutu SMK Vokasi yang dilakukan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta yang sangat penting sebagai pijakan untuk pengembangan sekolah.

“Kami senang dan terima kasih banyak telah dibantu BBPPMPV Seni dan Budaya untuk melaksanaakan pemetaan penjaminan mutu SMK. Ini penting sekali supaya tahu posisinya kita sekarang dimana. Pengembangan-pengambangan SMK yang telah dilakukan sejak 2008 dimana Jateng mendiklair sebagai provinsi vokasi, bisa diketahui sampai sekarang bagaimana nilainya. Mutu SMK di Jateng pun bisa terdeteksi sebagai pijakan untuk pengembangan lebh lanjut,” ungkap Yuni Astuti disela-sela meninjau SMK Negeri 5 Semarang yang tengah mengikuti tahap verifikasi pemetaan penjaminan mutu vokasi dari BBPPMPV Seni dan Budaya, Kamis (8/10/2021).

Ditambahkan Yuni, setelah dilakukan pemetaan yang merupakan tahap pertama penjaminan mutu, diharapkan untuk tahap berikutnya, yakni perencanaan, pelaksanasaan dan audit/evaluasi juga dilakukan oleh BBPPMPV Seni dan Budaya. “Lebih bagus jika tahap berikutnya juga dilakukan oleh BBPPMPV Seni dan Budaya karena sudah tahu diagnosanya. Namun jika dilakukan oleh balai besar lainnya, kami juga siap,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Dikpora DIY Dra Isti Triasih saat meninjau kegiatan pemetaan penjaminan mutu di SMK Negeri 4 Yogyakarta. “Kami senang bisa bersinergi dengan BBPPMPV Seni dan Budaya, termasuk untuk penguatan kompetensi guru sehingga SMK bisa menghasilkan SDM unggul yang bisa terserap di dunia kerja,” jelasnya.

Sedangkan Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya Dr Sarjilah MPd menjelaskan, lembaga yang dipimpinnya mendapat tugas dari Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek untuk melakukan penjaminan mutu semua SMK di wilayah DIY dan Jateng.

“Kegiatan pemetaan mutu saat ini sudah samai tahap verifikasi. Kegiatan pemetaan kami dahului dengan sosialisasi kepada kepala dinas pendidikan provinsi, kabupaten dan kota, kepala balai Dikmen, kepala sekolah dan pengawas sebagai pembina sekolah,” jelasnya.

Ditambahkan Sarjilah, kemungkinan BBPPMPV Seni dan Budaya hanya sampai pada kegiatan pemetaan. Karena untuk selanjutnya akan didampingi oleh BBPPMPV yang sesuai dengan Tupoksinya. “Setelah selesai melakukan tahapan pemetaan ini, kami pun siap menerima dan meaksanakan tugas baru nantinya. Untuk tahun ini baru sampai tahap pemetaan,” terangnya. (Ria)

 

BERITA REKOMENDASI