Penting, Ubah Paradigma Kurikulum ke Penalaran

YOGYA, KRJOGJA.com – Guru-guru SMK merasakan rendahnya kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) Muhammad Nur Rizal mengatakan, hal ini dapat diatasi ketika guru-guru menguasai teknik diferensiasi mengajar.

“Tidak fokus pada kurikulum yang menyeragamkan, melainkan menghadirkan pembelajaran yang penuh pilihan serta memantik penalaran anak,” kata Nur Rizal dalam Diklat Sekolah Menyenangkan secara virtual 16 Juni 2021. Diklat kali ini diikuti 68 guru SMK di Sumatera dan Kalimantan.

Menurut dia, ketika guru mampu menghadirkan pembelajaran yang penuh pilihan dan memantik penalaran, anak akan merasa punya otonomi dalam proses belajar sehingga tidak bosan dan merasa memiliki ruang ekspresi diri yang sesuai dengan perkembangan dirinya. “Ekosistem belajar ini yang seharusnya dibangun di siswa SMK,” kata Nur Rizal.

BERITA REKOMENDASI