Prihatin Parkir “Nuthuk” Hingga Rp 20 Ribu, Siswa SMPN 12 Inovasikan MAMPIR

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Beberapa waktu lalu, warga Kota Yogyakarta dikejutkan dengan berita viral tarif parkir selangit yang mencapai angka Rp 20 ribu. Hal tersebut memang sudah diurai dengan memberikan sanksi para juru parkir ilegal, namun dirasa menjadi coretan predikat Yogyakarta sebagai kota pariwisata.

Tiga siswi SMPN 12 Yogyakarta yakni Ananda Febby Damayanti, Chelsea Aurelia Schmidlen dan Niwang Sukma Sangnada Dewi berusaha mengurai situasi tak mengenakkan tersebut. Mereka berinovasi, memecahkan persoalan dengan mengkreasi inovasi parkir digital.

Inovasi tersebut diberinama MAMPIR, kependekan dari Mataram Manajemen Parkir yang dibuat beberapa bulan lalu setelah muncul permasalahan parkir nuthuk di Yogyakarta. Ananda Febby Damayanti, mengungkap ia bersama kedua temannya merasa tergerak untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Kita baca berita dan prihatin bahwa masalah parkir ini bisa merusak citra Yogyakarta sebagai kota pariwisata. Akhirnya kami berdiskusi bersama guru pendamping dan akhirnya muncul ide membuat inovasi parkir digital,” ungkapnya pada KRjogja.com, Kamis (2/8/2021).

MAMPIR mengadopsi sistem teknologi Radio Frekuensi Identification dengan dikoneksikan ke aplikasi Telegram. Para siswi ini juga membuat website yang terupdate secara realtime untuk memudahkan pemantauan lokasi parkir yang kosong dan dapat diakses pengguna kendaraan.

“Pengguna nanti ketika bergabung dalam MAMPIR akan mendapatkan kartu parkir yang bisa dipakai di seluruh lokasi parkir yang terintegrasi. Jadi kartu tinggal ditempelkan dan saldo akan berkurang sesuai waktu parkirnya. Slot keterisian ruang parkir juga akan otomatis terupdate di website MAMPIR secara realtime,” imbuh Chelsea Aurelia.

BERITA REKOMENDASI