Saat PPDB, Sistem Daring Tak Sepenuhnya Diterapkan

Editor: Ary B Prass

KARANGANYAR, KRJogja.com– Sistem daring dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP negeri di Karanganyar belum sepenuhnya diterapkan. Para pendaftar tetap mendatangi sekolah untuk meminta bantuan registrasi ke operator maupun mencetak nomor bukti berhasil mendaftar.

Di SMPN 1 Tasikmadu, panitia PPDB menyiapkan alur pendaftaran mulai masuk pintu gerbang sampai cetak nomor bukti pendaftaran. “Memang sistemnya online. Tapi itu paling hanya 10 persen dari semua pendaftar. Di sini, orangtua belum banyak yang menguasai cara seperti itu. Mereka tahunya mendaftar itu datang ke sekolah,” kata Kepala SMPN 1 Tasikmadu, Surono kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

Lalu, siswa pendaftar diminta menempati kelas untuk mengisi formulir. Maksimal diisi 16 siswa. Orangtua juga disediakan ruang kelas untuk menunggu. Dari situ, formulir dibawa ke sekretariat untuk dimasukkan datanya ke sistem. Setelah itu, dicetak bukti berhasil mendaftar. Surono mengatakan, mekanisme seperti ini membantu para orangtua yang kesulitan mendaftar secara daring.

“Toh, meski secara online-pun, tetap harus ke sekolah karena mencetak bukti berhasil mendaftar di sini,” katanya.

BERITA REKOMENDASI