Sekolah Ramah Anak, Pastikan Tak Ada Kasus ‘Bullying’

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Jajaran kepala sekolah, guru dan siswa SMA Negeri 1 Temon Kulonprogo deklarasi sekaligus mencanangkan lembaga pendidikan mereka sebagai sekolah ramah anak. Selain memenuhi hak-hak siswa juga berupaya menghindari terjadinya kasus ‘bullying’. Mereka siap untuk melakukan pemenuhan terhadap hak-hak siswa termasuk menghindari kasus bullying.

“Pencanangan sekolah ramah anak sudah kita lakukan dan nanti akan ditindaklanjuti dengan memberikan pelayanan terbaik kepada anak-anak didik,” kata Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Temon, Totok Setyadi, Kamis (12/11/2020).

Dijelaskan, dalam mewujudkan sekolah ramah anak maka minset guru harus diubah, tidak hanya sekadar mengajar siswa tapi hendaknya juga mampu menjadi pembimbing sekaligus sahabat anak-anak. Demi suksesnya program tersebut maka pihaknya telah membentuk tim pelaksanaan kegiatan dimaksud.

Pencanganan SMAN 1 Temon sebagai sekolah ramah anak mendapat apresiasi positif dari Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Kulonprogo, Rudy Prakanto. “Langkah positif dan saya berharap setelah pencanangan, pihak sekolah betul-betul melaksanakannya sehingga siswa menjadi generasi emas dan ramah sekolah,” tegasnya seraya mengingatkan di lingkungan sekolah jangan sampai terjadi kasus bullying, sebab dampak psikologisnya sangat luar biasa.

BERITA REKOMENDASI