Siswa PAUD dan SD Sebaiknya Tidak Usah Ikut PTM Dulu

JAKARTA, KRJOGJA.com – Siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) di PAUD sebaiknya tidak dulu ikut Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Demikian diungkapkan Rektor Universitas YARSI, Fasli Jalal di Jakarta, Sabtu (29/1/2022) malam.

Idealnya pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dikelompokkan sesuai dengan umur siswa. Ia bahkan memberi masukan, agar siswa di jenjang PAUD dan Sekolah Dasar (SD) untuk tidak dulu ikut Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Untuk anak-anak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) sebaiknya jangan dulu PTM 100 persen pada saat meningkatnya kasus covid-19 di daerah itu, karena mereka belum mengerti bagaimana penerapan protokol kesehatan yang baik,” ujar Fasli.

Dalam dunia anak jenjang PAUD dan SD, lanjut dia, tidak ada yang namanya pembatasan. Anak-anak hanya mengenal dunia bermain tanpa adanya pembatasan.

Namun, jika kasus covid-19 di wilayah itu sudah terkendali dengan baik dan berada pada PPKM level satu, siswa jenjang PAUD dan SD diperkenankan belajar tatap muka kembali. “Risikonya lebih kecil, karena risiko itu dibawa oleh lingkungan,” terang dia.

BERITA REKOMENDASI