SMAN 11 Semarang Pelopori Batik Adiwiyata

SEMARANG, KRJOGJA.com – SMA Negeri 11 Semarang mempelopori Batik Adiwiyata dengan menggelar kegiatan membatik bertemakan Konservasi Flora & Fauna Asli Indonesia, di kampus Jalan Lamper Tengah Semarang Selatan, Kamis (7/10/2021).

Ada sekitar 98 siswa dan siswi membuat pola batik dan membatiknya di taman alam terbuka yang berada di lingkungan kampus. Mereka mengenakan masker dan mengikuti protokol kesehatan dalam membatik menggunakan alat canting dan malam cair yang dilumerkan dalam wajan kecil.

Kepala SMA Negeri 11 Semarang Drs Supriyanto MPd mengungkapkan, sekolahnya merupakan Sekolah Adiwiyata Nasional yang segera menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri.

“Predikat ini tentu akan membedakan dengan sekolah lain, dimana dari aspek lingkungan harus ramah, asri dan sehat. Kecintaan kepada lingkungan menjadi titik berat kami, sehingga sekolah ini sudah terdesign penuh tanaman dan tercipta lingkungan teduh, nyaman dan udaranya segar karena kebutuhan oksigen sangat cukup. Berkaitan dengan peringatan Hari Batik, kami menggelar kegiatan membatik bagi siswa dengan mengangkat tema Adiwiyata. Pola batik bergambar flora dan fauna yang dilindungi dan mulai punah. Harapan kami agar ini menjadi sarana mengkampanyekan perlindungan dan pelestarian flora dan fauna,” ungkap Drs Supriyanto MPd.

Kegiatan membatik ini menurutnya juga untuk mengenalkan kepada siswa-siswi tentang ketrampilan membatik dengan harapan mereka gemar mengenakan batik sebagai pakaian yang memiliki nilai kebanggaan warisan budaya. Selain itu harapannya juga membekali siswa-siswi ketrampilan yang bisa menjadi modal usaha.

BERITA REKOMENDASI