SMK Nasional Berbah kini Berbasis Budaya

SLEMAN (KRjogja.com) – SMK Nasional Berbah memproklamasikan diri sebagai sekolah berbasis budaya. Launching sebagai sekolah berbasis budaya dilakukan Sabtu (20/8/2016) malam.

"Seperangkat gamelan yang kami beli ini untuk memfasilitasi siswa yang sejak di SMP sudah belajar memainkan gamelan," terang Kepala SMK Nasional Berbah Sleman Dwi Ahmadi SPd. Gamelan tersebut diberi nama Ganesha Tyasing Budaya. Malam itu guru dan karyawan memainkan beberapa gending.  

Menurut Dwi Ahmadi sebagai sekolah teknik siswa sering memukuli besi ketika praktik. Maka supaya ada harmoni siswa juga memukuli gamelan. SMK Nasional Berbah mempunyai 53 orang guru dan 22 orang karyawan.

Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Drs Joko Gambiro berpesan agar betul-betul menjadi sekolah berbasisi budaya.

Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Wakil Ketua Yayasan A Sakim yang kemudian menyerahkan potongannya kepada Dwi Ahmadi. Acara juga dihadiri oleh Muspika Kecamatan Berbah. (War)

 

BERITA REKOMENDASI