Wisuda SMK Kesehatan CSI Wates, Agar Sukses Alumni Harus Punya Pegangan ‘AKIK’

Editor: Ary B Prass

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Seluruh lulusan atau alumni SMK Kesehatan Citra Semesta Indonesia (CSI) Wates untuk menjadi generasi muda yang cerdas tapi tetap berbudaya.

“Selama tiga tahun digembleng di kawah candradimuka di sekolah ini, anak-anak sekalian lahir menjadi generasi muda yang sangat luar biasa. “Otot kawat balung wesi, otak Jerman hati Indonesia,” kata Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Kulonprogo Rudy Prakanto SPd, MEng di sela Wisuda SMK Kesehatan CSI Wates, Minggu (5/6/2022).
Prosesi wisuda dimeriahkan tarian Caping Ayu. Yang menarik para wisudawan dan wisudawati juga membawa para tokoh wayang sebagai simbol komitmen para lulusan SMK Kesehatan CSI Wates memegang teguh budaya Indonesia khususnya budaya Jawa.
Rudy mengingatkan, para lulusan jangan sekali-kali menganggap mudah urusan masa depan, karena setelah lulus sekolah, persaingan yang dihadapi sangat berat. Sehingga para lulusan SMK Kesehatan CSI Wates harus punya modal atau pegangan ‘AKIK’ yakni Adaptif, Kolaboratif, Inisiatif dan Komunikatif.
Adaptif ungkapnya para alumni harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi dan lingkungan yang saat ini sangat dahsyat perubahannya terutama dari sisi teknologi. Kemudian Kolaboratif, harus saling bekerjasama dan menguatkan serta hindari bersikap individual.
“Selanjutnya anak-anak harus punya pribadi yang inisiatif. Melakukan tindakan yang baru atau berbeda tapi dengan tujuan yang sama menyelesaikan pekerjaan untuk mencapai tujuan yang baik,” jelasnya sambil menambahkan prinsip komunikatif, para alumni harus pintar membangun dan menjalin komunikasi.
Dengan memegang prinsip ‘AKIK’ sebagai bekal mengarungi kehidupan saat ini maka sesungguhnya para alumni sudah punya kemampuan soft skill (kecerdasan sosial). Kunci sukses lain anak-anak harus punya the power of dream (kekuatan mimpi) dan the power of smile (kekuatan senyum).

BERITA REKOMENDASI