Skema Baru SMK Pusat Keunggulan Intensif Libatkan Industri

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah melakukan transformasi pendidikan vokasi, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) sejak tahun 2021.

Program ini sejatinya telah digagas sejak 2020 melalui ‘SMK Center of Excellence’ (SMK CoE). Adapun sebelumnya pengembangan SMK juga telah dilakukan melalui Program Revitalisasi SMK yang tercantum dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016.

Pada tahun 2022, Kemendikbudristek melanjutkan program prioritas SMK PK yang implementasinya tidak lepas dari pilar Merdeka Belajar. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto, di Jakarta, Senin (31/1/2022). Bahwa SMK PK merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam peningkatan kualitas dan kinerja sekaligus menjadi katalis perwujudan visi pendidikan Indonesia.

“Sekolah yang menjadi pelaksana program SMK PK akan mendapatkan penguatan kemitraan dan penyelarasan dengan dunia kerja, dan akhirnya menjadi rujukan yang memiliki semangat pengimbasan bagi SMK lainnya,” ujar Wikan.

Pengembangan program dari SMK PK sebelumnya, tahun ini Kemendikbudristek meluncurkan skema baru yaitu Skema Pemadanan Dukungan yang akan melibatkan industri secara lebih intensif. Adanya Skema Pemadanan Dukungan ini menjadi langkah strategis SMK untuk berperan dalam upaya memperkuat daya saing serta percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi industri.

BERITA REKOMENDASI