SMK dan D2 Jalur Cepat Membuat Link and Match dengan Industri serta Dunia Usaha

BEKASI, KRJOGJA.com – Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)-Diploma Dua (D2) Jalur Cepat, atau Program SMK-D2 Fast Track, dan upgrade D3 menjadi D4.

Demikian Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Wikan Sakarinto di Bekasi, Senin (22/11 2021) malam. Tujuannya adalah untuk membuat semakin link and match dengan industri dan dunia usaha.

“SMK Fast Track, ketika D3 nanti naik ke D4, siapa yang yang mengisi sebagai teknisi ahli, sebagai operator ahli D2 Fast Track, dan tidak usah lama-lama, cukup SMK ditambah satu semester itu, langsung bisa magang di industri selama setahun. Jadi total cukup 3 semester,” ujar Wikan.

Jadi industri diuntungkan, karena industri mendapatkan tenaga kerja yang lebih technical, tapi lebih cepat. Tidak perlu menunggu D3, cukup D2, dan D2-nya hanya satu semester di kampus, satu tahun magang di industri langsung.

Ini salah satu bentuk merdekanya kepada siswa. Jadi kemerdekaan dalam arti siswa lulus pada semester 6, pada saat mereka selesai di SMK nya atau melanjutkn langsung ke perguruan tinggi vokasi, karena sudah dikerjasamakan SMK dengan Pergurun Tinggi, maka mereka langsung masuk, kemudian perguruan tinggi memberikan pengakuan beberapa SKS terhadap hasil pembelajaran SMK, sehingga mereka bisa menyelesaikan D2 dalam waktu satu setengah tahun atau 3 semester.

“Jadi saya kira antara Kampus Merdeka di Merdeka Belajar 2 dengan Merdeka Belajar 11 itu, sebetulnya satu visi yang sama yaitu memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada peserta didik, dan juga perguruan tinggi untuk bisa berkiprah lebih lanjut dalam pendidikan tinggi, khususnya,” paparnya.

Kampus Merdeka Vokasi adalah satu rangkaian dengan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. “Jadi semangat filosofinya itu, kita kembangkan. Ini perluasan dari Kampus Merdeka, kita adopsi, kita luaskan, menjadi Kampus Merdeka Vokasi,” kata Wikan .

Disebutkan, kebijakan di dalam Kampus Merdeka Vokasi tersebut adalah Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)-Diploma Dua (D2) Jalur Cepat, atau Program SMK-D2 Fast Track, dan upgrade D3 menjadi D4. Tujuannya adalah untuk membuat semakin link and match dengan industri dan dunia usaha.

“Jadi bukan sekedar pingin upgrade D3 jadi D4, malah ingin bikin kelas-kelas yang lebih link and match, mungkin kelas program kerja sama, atau kelas industri,” tutur Wikan.

BERITA REKOMENDASI