Tangkal Covid-19 Melalui Edukasi Keamanan Pangan, Gizi Seimbang dan Vaksinasi

Editor: Ivan Aditya

 

YOGYA, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 masih menjadi persoalan di Indonesia, tak terkecuali di DIY. Kondisi Covid-19 yang terus meningkat akibat masuknya Varian Delta membuat masyarakat kembali panic buying terhadap vitamin, susu dan mempercayai isu-isu kesehatan yang beredar di media sosial.

Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM), Dosen dan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta berusaha untuk memberikan edukasi di tengah situasi Pandemi Covid-19 yang masih terus meningkat. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan pangan, gizi seimbang, dan vaksinasi untuk melawan Covid-19.

Kegiatan yang awalnya dirancang luring dengan protokol kesehatan, harus berganti menjadi daring mengingat kondisi Pandemi Covid-19 yang terus meningkat. Ditambah lagi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-25 Juli 2021 membuat pelaksanaan tatap muka semakin tidak mungkin terlaksana.

“Waktu edukasi flexible karena kami paham Ibu-ibu PKK yang menjadi sasaran program ini memiliki banyak kegiatan. Sehingga kami menggunakan video untuk materi edukasinya dan menyebarkan video tersebut ke grup WhatsApp (WA) Ibu-ibu ini. Tanya-jawab juga tetap ada, semua kami lakukan via WA grup,” ujar Rosyida Awalia Safitri, S.Gz., M.Imun selaku Ketua Tim PPM UAD.

Edukasi pertama telah dilakukan pada Minggu 18 Juli 2021 lalu. Materi pertama yang disampaikan yakni tentang mengenai pemilihan bahan makanan.

“Materi pertama kami pilih itu karena bahan makanan yang baik akan berpengaruh terhadap kandungan gizi di dalamnya. Ibu-ibu harus paham betul mengenai bahan makanan yang segar dan tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi Kesehatan,” ungkap Khairunnisa Ramadhani S.Gz., M.Pd yang merupakan anggota dari Tim PPM UAD sekaligus sebagai pemateri pertama.

Materi kedua mengenai tips untuk menjaga imunitas tetap optimal di tengah pandemi Covid-19 disampaikan oleh Rosyida. Pada materi ini dibahas mengenai aturan makan seimbang, praktik memasak yang sehat, pentingnya olahraga bagi daya tahan tubuh, tips mengelola stress dan pentingnya istirahat yang cukup.

Proses edukasi via WA tetap dapat berjalan lancar dengan dipandu oleh host dan berita acara ditulis oleh notulen yang dilakukan oleh mahasiswa Gizi tingkat 1 FKM UAD. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta digunakan metode pre dan post-test dengan menggunakan online form.

Bagi peserta yang tidak dapat mengisi sendiri form tersebut maka tanya-jawab dilakukan via WA secara pribadi yang prosesnya dilakukan oleh mahasiswa Gizi FKM UAD. Edukasi akan berlangsung kembali di bulan Agustus dengan materi berupa penyimpanan bahan makanan dan menepis berita hoax seputar gizi di era pandemi Covid-19. (Van)

BERITA REKOMENDASI