Tetap Tergantung Zona, PTM Temanggung Dipersiapkan

Editor: Ary B Prass

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com– Persiapan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru pertengahan Juli 2021, terus dikebut Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Temanggung. Selain sarpras dan standar operasional, hal penting lain yang harus diperhatikan adalah vaksinasi Covid-19 pada tenaga pendidik.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Temanggung Andrie Arfianto mengatakan berdasar pengecekan sarpras di SD dan SMP yang ada, pada beberapa bulan lalu mayoritas telah memenuhi ketentuan untuk mendukung PTM

” Tetapi kami akan mengecek ulang sarpras di tiap sekolah, untuk memastikan dalam keadaan baik,” kata Andrie, Minggu (27/6/2021).

Andrie mengatakan, vaksinasi pada guru dan tenaga pendidik terus bergerak naik, kini telah mencapai lebih dari 11 ribu. Mereka adalah mereka yang sudah divaksinasi suntikan pertama maupun kedua.

Hanya saja, lanjut dia syarat PTM adalah guru telah mendapat vaksinasi lengkap, sehingga kini guru dan tenaga pengajar yang belum divaksinasi lengkap sedang diupayakan untuk mendapatkannya.

“Kini sedang percepatan vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik yang belum mendapatkan vaksinasi kedua. Sebelum PTM semua guru harus divaksinasi lengkap,” kata dia sembari menambahkan, jika semua persyaratan telah terpenuhi, baru nanti menyampaikan pada Bupati bahwa sekolah telah siap untuk PTM.

Penerapan PTM, perlakuaan antara sekolah akan berbeda, yakni disesuaikan zona di mana sekolah berada. Misal di sekolah zona hijau, akan berbeda dengan yang di zona kuning, oranye atau merah. Sebab mempertimbangkan resiko penularan. Zona hijau tentu berbeda dengan di zona oranye yang resiko penularannya lebih tinggi.

” Nanti ada dikeluarkan surat edaran yang berisi lebih detail,” katanya.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Temanggung Pamudji Santoso mengatakan 95 persen Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Temanggung telah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Sekitar 500 SD baik swasta maupun negeri, 95 persen sudah siap untuk PTM. Pelaksanaan PTM tentu didasarkan pertimbangan yang komprehensif,” kata Pamudji Santoso.

Dia menerangkan sesuai peraturan, untuk menjalankan PTM di masa Pandemi Cobid-19 wajib menyediakan sarana dan prasaran diantaranya, tempat cuci tangan, pemeriksaan kesehatan siswa dan guru, serta peraturan lainnya untuk menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.
(Osy)

BERITA REKOMENDASI