Tim KKN UMY Ajarkan Digital Marketing untuk Tingkatkan Pemasaran Madu di Kalimantan Timur

KALIMANTAN TIMUR, KRJOGJA.com – Era saat ini menuntut Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menggunakan teknologi informasi untuk memasarkan produlnya. Hal ini menjadi alasan bagi Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Reguler Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur membuat program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi informasi.

Di Kecamatan Tanah Grogot, banyak ditemukan pembudidayaan madu. Namun, kendala yang dihadapi terutama dalam hal pemasaran. “Salah satunya  usaha budidaya Madu Trigona. Madunya diambil dari 10 desa binaan dan dikelola Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi atau KPHP Kendilo,” kata Adhianty Nurjanah, dosen pembimbing KKN UMY di Kecataman Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

Usaha di tempat itu mempunyai produk dengan merek Kendilo Bee. Produk ini dijual di sekitar Kabupaten Paser maupun di kota lain di Kalimantan dan luar Kalimantan.

Namun, KPHP Kendilo punya beberapa persoalan, dan yang paling krusial adalah promosi yang belum maksimal dan belum memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Facebook dan Instagram. Produk Kendilo Bee memiliki potensi besar karena  produknya dapat menyasar seluruh lapisan masyarakat karena dapat dikonsumsi oleh anak kecil, remaja, orang dewasa bahkan lansia.

Kendilo Bee juga berpotensi dapat menjual produk lebih luas hingga pasar internasional. Persoalan inilah yang mendorong Tim KKN UMY memberikan pelatihan pemasaran dan promosi produk madu melalui Facebook serta Instagram.

Tim KKN UMY kemudian mengadakan pelatihan yang diikuti 8 peserta pada Selasa (11/8/2020). Materi yang berikan tentang tentang seluk beluk medsos, dalam hal ini fanpage Facebook dan Instagram. Pelatihan bertujuan agar mitra KKN UMY dapat menggunakan media online dengan secara maksimal serta berkelanjuran dan mengetahui teknik pemasaran yang baik.

“Target yang diharapkan dari program KKN berbasis teknologi informasi ini adalah membantu UMKM mengembangkan usahanya secara digital dan berusaha membantu mengatasi kendala yang dialami selama masa pandemi Covid-19.”

Selain mengadakan pelatihan tentang medsos, Tim KKN UMY membuat video, foto, serta leaflet tentang produk agar mitra memiliki bahan untuk promosi. Tim KKN juga membuat poster perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar KPHP Kendilo memperoleh informasi menyeluruh tentang cuci tangan sesuai panduan WHO. (*)

 

BERITA REKOMENDASI