Tim UPN Veteran Kembangkan ‘Smart Farming’

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Ketahanan pangan sangat penting bagi kelanjutan umat manusia. Sehingga sektor pertanian memiliki peran uang sangat penting dan strategis. Beberapa Perguruan Tinggi mengembangkan berbagai inovasi untuk pertanian yang modern dengan basis teknologi informasi. Salah satunya adalah Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta.

Tim pengabdian Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta yang terdiri dari Dr, Bambang Supriyanta, SP. MP; Dr.Dwi Aulia Puspitaningrum SP, MP. dan Ali Hasyim Al Rosyid. SP, MSc yang saat ini baru mengembangkan Smart Farming. “Smart Farming yang dikembangkan oleh tim Fakultas pertanian ini, merupakan sebuah aplikasi terobosan dalam bidang pertanian, karena menggunakan perangkat teknologi modern yakni Fuzzy Logic berbasis internet,” kata Ketua tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta, Bambang Supriyanto.

Hal ini mengingat, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sangat pesat dan maju pertumbuhannya. Di era digital ini mau tidak mau suka tidak suka semua orang jika tidak mau ketinggalan informasi harus memanfaatkan dengan teknologi informasi tak terkecuali di dunia pertanian .

Salah satu kelompok tani di desa Krakitan, kecamatan Bayat Kabupaten Klaten yang selama ini mengusahakan tanaman holtikultura, bergairah dengan menyongsong lajunya teknologi informasi tersebut. Kegiatan di laksanakan sejak Bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2021. Kelompok tani mitra yakni kelompok tani ‘Berkah Mbaon’ diajari bertanam holtikultura, guna memanfaatkan lahan di sepanjang jalan desa dengan berbagai tanaman sayuran, dengan sistem vertikulture .

Manfaatkan Smartphone

Bedanya adalah, pengendalian budidaya pertanian di lapangan seperti menyiram tanaman dikendalikan dengan aplikasi berbasis online, dengan gadged dan smart phone. Sehingga budidaya dapat dikendalikan dari manapun lokasi para anggota kelompok tani, hanya dengan menyentuh perintah yang dikendalikan dengan Gadged yang dimilikinya.

Teknologi ini selain mempunyai nilai tambah bagi perkembangan ilmu pda masyarakat, juga bisa memanfaatkan gadged tidak hanya sebagai sarana hiburan dan telpon saja , namun juga dipergunakan sebagai usaha yang lebih ekonomis bagi diri dan keluarganya. Selain itu program yang dilakukan ini, bisa menghasilkan produk holtikultura yang di tanam di sepanjang desa yang bisa dijual kepada masyarakat.

Hasil dari produk yang di panen, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga akhirnya bisa meningkatkan perekonomian kelompok tani khususnya dan masyarakat desa Krakitan umumnya. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta ini, mendapat sambutan hangat dari pemerintah Desa Krakitan karena dianggap bisa menambah pengetahuan, meningkatkan pendapatan kelompok tani yang akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan warga, sekaligus secara makro bisa sebagai salah satu bentuk meningkatkan ketahanan pangan di desa tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI