Tingkatkan Kemampuan Lansia Melalui Metode Belajar Membaca Al Quran 10 Jam

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Dosen Psikologi Pendidikan Islam (PPI) Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Akif Khilmiyah mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Majlis Taklim Khoirunnisa Brajan Tamantirto Kasihan Bantul. Dengan kegiatan bertema ‘Peningkatan Kemampuan Penggunaan Metode Ummi dan 10 jam Belajar Membaca Al Quran’ diikuti oleh untuk Guru TPA Lansia.

Kegiatan yang berlangsung pada 27 Maret 2021 itu diikuti 20 peserta yang terdiri dari pengajar di TPA lansia dan ibu ibu pengurus Majlis Taklim Khoirunnisa Brajan. “Kami memberi pelatihan pada para guru TPA lansia untuk mengenalkan dan melatih keterampilan dalam menggunakan metode Ummi dan Metode 10 jam belajar membaca al Quran, untuk meningkatkan kemampuan dalam mengajar di TPA lansia yang terletak di masjid Nurudholam,” kata Akif Khilmiyah.

UMY melatih cara mengajar yang sesuai untuk usia lansia, memberikan materi hard dan soft yang mudah diakses guru dan murid TPA lansia, mendampingi teknis penggunan kedua metode cara mudah membaca al Quran, melatih cara guru mengajarkan kepada siswa TPA lansia dengan kedua metode tersebut.

Kemudian membuat kegiatan tindak lanjut berupa uji coba penggunaan metode yang paling disukai oleh siswa TPA yakni metode 10 jam belajar membaca al Quran. Yang dimaksud 10 jam ini bukan berarti diajarkan selama 10 kali tatap muka, namun disesuaikan dengan kemampuan ibu-ibu lansia yang belajar di TPA tersebut.

Pengurus Majlis Taklim dan para guru TPA lansia merasa senang karena terbantu mendapatkan solusi dari kesulitan yang selama ini dikeluhkan para guru TPA lansia, yakni tentang rendahnya motivasi dan kemampuan siswa dalam belajar membaca Al-Quran. “Setelah mengikuti pelatihan ini 90% guru merasakan bertambah wawasan pengetahuannya tentang metode belajar membaca Al Quran yang menyenangkan, 85% peserta merasa bertambah keterampilan mengajarnya, dan 90% motivasi peserta TPA lansia bertambah untuk belajar membaca Al Quran,” ujar Akif Khilmiyah

“Peserta dan pengurus Majlis Taklim senang karena terbantu penyelesaian kesulitan yang dialami dalam mengajarkan membaca al Quran dengan menyenangkan,” kata Fitri, selaku pengajar dan sekaligus pengurus majlis taklim di Brajan. (*)

UMY

BERITA REKOMENDASI