UMY Bantu Optimalisasi Produksi dan Pemasaran Sabun Cuci Alif

SLEMAN, KRJOGJA.com – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melaksanakan optimalisasi produk kepada mitra produksi sabun cuci piring ALIF di Dusun Beran Kidul, Desa Tridadi, Sleman.

“Di tengah kondisi pandemi sekarang ini banyak UMKM khususnya usaha pembuatan sabun cuci piring yang mengalami penurunan omzet penjualan, belum bisa memenuhi permintaan pasar dikarenakan dalam proses produksi membutuhkan waktu yang lama karena tidak memiliki alat mixer pembuat sabun cair. Selain itu pemasaran yang masih konvesional belum tersentuh pemanfaatan teknologi menjadi perhatian untuk di carikan solusinya. Sudah hampir 1 tahun mereka berusaha keluar dari kesulitan ini. Agar mereka lebih cepat bangkit, mahasiswa KKN UMY kelompok 057 hadir untuk membantu Bapak Alip Suryanto sebagai salah satu produsen sabun cuci Piring di Beran Kidul, Desa Tridadi Sleman berupa penguatan Branding awareness dan digitalisasi marketing yaitu pemasaran melalui media sosial untuk pengembangan usaha,” ujar dosen pembimbing lapangan (DPL) Desi Susilawati SE MSc CTA.

Mahasiswa Kelompk 057 melaksanakan kegiatan antara lain digital marketing, pembuatan content promosi, pembuatan foto produk, Pembaharuan logo, market place di Shopee dan beberapa kegiatan lain yang berfokus pada pembenahan pemasaran. Tujuan Kegiatan KKN-PPM ini dilakukan agar mitra dapat memanfaatkan kemajuan IPTEK dengan menggunakan sarana digital seperti pemasaran melalui website atau media sosial untuk meningkatkan penjualan .

“Tujuan dari pengabdian kepada masyarakatt skema KKN PPM adalah untuk mengembangkan, memberdayakan dan memasarkan produk sabun cuci Piring “Alif” secara digital agar menghasilkan inovasi produk yang dapat bersaing ditengah pandemic Covid-19 dan tingginya persaingan menuntut UMKM harus mampu bertahan, dengan cara meningkatkan inovasi produk dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan area pemasaran melalui digital marketing sejak pandemi Covid-19 melanda bangsa Indonesia, terhitung mulai awal tahun 2020 seluruh masyarakat Indonesia terdampak secara ekonomi dan yang paling terdampak adalah perekonomian keluarga. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” imbuh Desi.

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan rangkaian kegiatan KKN PPM yang di mulai sejak 16 Januari hingga 16 Februari 2021. Mitra UMKM sangat antusias mengikuti keseluruhan rangakaian kegiatan. Kini mitra telah memiliki beberapa media sosial sebagai sarana promosi seperti Facebook, Instagram dan shopee.

“Saya selaku mitra meyampaikan terima kasih kepada KKN 057 UMY beserta Desi Susilawati selaku DPL karena kegiatan ini sangat bermanfaat dan sangat terbantukan dengan adnya alat Mixer pengaduk abhan pembuata sabun cuci piring, kini saya dapat memproduksi sebanyak 3 kali lipat . Biasanya 1 hari hanya mampu mengaduk bahan sebanyak 1 kali karena tenaga yang terbatas, kini dengan alat mixer saya dapat mengolah 3 kali. Biasanya menghasilkan 70 botol kini dapat menghasilkan 210 botol dan tentunya menghemat tenaga,” jelas Alip Suryanto pemilih usaha Sabun Cuci Piring Alif.(*)

BERITA REKOMENDASI