UMY Beri Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Edukatif dari Barang Bekas

YOGYA, KRJOGJA.com— Guna mendorong pembelajaran kreatif, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan pelatihan pemanfaatan barang bekas untuk alat peraga edukasi bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pelatihan diberikan kepada perwakilan 22 orang dari Paguyuban PAUD di lingkungan Keluharahan Notoprajan, Kelurahan Ngampilan 11 Juli 2020.

ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat UMY yang digagas oleh Atik Septi Winarsih, dosen Ilmu Pemerintahan, Fisipol UMY. Sementara, pemateri dalam pelatihan pemanfaatan barang bekas untuk Alat Peraga Edukatif (APE) adalah Tasia Indan Lestari. Pelatihan dibuka oleh Plt Pembina Paguyuban PAUD Kelurahan Notopradjan.

Atik menjelaskan kegiatan ini dilaksakanan dengan membagi peserta menjadi sejumlah kelompok. Masing-masing kelompok kemudian membuat APE yang berbeda dengan didampingi narasumber. “Di bagi dalam empat kelompok dimana masing-masing membuat empat bentuk APE yang berbeda yaitu sapi dari botol yakult bekas, boneka dari kaus kaki, ayam dari sedotan dan bulu kemoceng serta membuat pesawat dari sendk plastik,” papar Atik dalam siarna pers yang diterima KRJogja.com.

Selanjutnya, setiap kelompok yang sudah menyelesaikan karyanya berpindah ke kelompok yang lain untuk membuat APE yang lain. Sementara, narasumber berputar mengelilingi tiap kelompok untuk mengarahkan dan membuat karya yang benar.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anggota paguyuban. Hasil pelatihan akan diajarkan kepada murid PAUD sehingga pembelajaran lebih kreatif, interaktif, dan berguna,” kata Ketua Paguyuban PAUD, Soraya. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program dari LPPM UMY.  (*)

 

BERITA REKOMENDASI