UST Bantu Cabang Tamansiswa se Jateng-DIY

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.con – Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta memberikan bantuan kepada 18 Cabang Tamansiswa se Jawa Tengah dan DIY di Balai Persatuan Kompleks Pendapa Tamansiswa Yogyakarta, Sabtu (11/09/2021). Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Rektor UST yang juga Plt Ketua Harian Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa (MLPTs), Ki Prof Drs Pardimin MPd PhD.

“Bantuan terlebih dahulu kepada cabang yang dekat dengan UST, baru nanti bila memungkinkan melangkah ke cabang lainnya seperti Jawa Timur, Jawa Barat dan cabang lainnya. Sesama Tamansiswa perlu silaturahmi karena banyak manfaat yang bisa diperoleh,” kata Pardimin.

Misalnya cabang yang maju bisa menularkan pengalamannya. Tentu saja disesuaikan dengan kondisi masing-masing cabang, yang penting ada semangat untuk memperbaiki. Bantuan dari UST itu adalah sebagai pemberi semangat.

Pardimin juga menyebutkan, saat ini ada dua hal yang dihadapi oleh Tamansiswa. Yakni menuju 100 tahun usia Tamansiswa Juli 2022. Banyak yang menunggu, apa yang akan dikerjakan Tamanssiwa. Bukan hanya orang Tamansiswa saja, tapi juga yang ada di luar Tamansiswa.

Selain itu juga menghadapi masalah kongres Tamansiswa juga di tahun 2022. Di berbagai organisasi apa saja termasuk partai politik, banyak yang mengangap kalau ketua sudah terpilih sudah selesai. Padahal masih banyak hal yang perlu diperhatikan, baru terasa ketika mulai bekerja,ada beberapa hal yang belum dipersiapkan.

Sedang terkait Permendikbud RI no 6 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS Reguler, Pardimin yang juga Ketua Umum Badan Musyawarah Pendidikan Swasta (BMPS) Wilayah DIY menyatakan menyikapi dengan tidak tergesa-gesa. Pada pertemuan tersebut dibagikan Penyataan Sikap Aliansi Organisasi Penyelenggara Pendidikan yang menolak Permendikbud No 6 Thun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS Reguler.

Penandatangan pernyataan sikap tersebut dari Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, LP Ma’arif PBNU, PB PGRI, Tamansiswa, Majelis Nasional Pendidikan Katolik dan Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia. (War)

BERITA REKOMENDASI