1 Tewas dalam Penyerbuan Gedung Capitol, Virginia Umumkan Keadaan Darurat

WASHINGTON, DC, KRJOGJA.com – Seorang wanita tewas ditembak dalam kekacauan yang terjadi saat pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Gedung Capitol di Washington, DC, di saat Kongres Amerika Serikat (AS) bersidang untuk mengesahkan kemenangan Joe BIden, Rabu (6/1/2021), demikian menurut keterangan polisi.

Sebagaimana diberitakan, ratusan pendukung Trump berupaya membatalkan kekalahannya dalam pemilihan dan menyerbu Capitol, sehingga Kongres terpaksa menunda sesi penghitungan suara untuk mengesahkan kemenangan Biden.

Polisi mengevakuasi anggota parlemen dan berjuang selama lebih dari tiga jam setelah invasi tersebut, membersihkan kekacauan dan para penyusup dari Capitol.

Seorang wanita tewas setelah ditembak selama kekacauan itu, kata polisi Washington yang dilansir Reuters. Sementara FBI mengatakan telah melucuti dua perangkat yang dicurigai sebagai bom.

Gubernur Virginia Ralph Northam telah mengumumkan keadaan darurat untuk seluruh wilayah Virginia dan memberlakukan jam malam di Arlington dan Alexandria, yang berbatasan dengan Washington, DC setelah penyerbuan itu. Dia mengatakan jam malam itu akan berlaku hingga Kamis (7/1/2021) pagi.

Pengumuman itu muncul setelah Northam mengirim sekira 200 pasukan negara bagian dan unit Garda Nasional untuk membantu penegakan hukum setempat di tengah kekacauan. Pasukan tersebut bergabung dengan Garda Nasional yang telah dikerahkan Wali Kota Washington, DC, Muriel Bowser untuk menjaga ibu kota.

AS

BERITA REKOMENDASI