12 Kasus TKI Bermasalah Rampung, Kemnaker Apresiasi Tahir Foundation

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyambut positif tindakan pimpinan Tahir Foundation, Dato’ Tahir, yang telah membantu menyelesaikan permasalahan 12 mantan Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKIB) di Amman, Yordania, dan di antaranya yakni empat orang sudah memperoleh haknya dari majikan, sedang sisanya masih dibantu dalam  penyelesaian gaji yang tidak terbayar senilai sekitar 111.000 dolar AS.

"Karena itu, atas nama pemerintah Indonesia, saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi yang diberikan oleh Bapak Dato’ Tahir terhadap TKI yang bermasalah di Amman. Saya juga terus mengimbau agar buruh migran yang ingin bekerja ke luar negeri atau kembali ke Tanah Air mengikuti prosedur yang berlaku,” kata Menteri Tenaga Kerja (Menaker) M Hanif Dhakiri di Jakarta, Jumat (8/9/2017).

Sebelumnya Hanif bersama Dato' Tahir telah menyerahkan bantuan TKIB. Sedangjan 12 TKIB itu adalah Ikah Islamiyah asal Bantul/DIY,  Tati Hartati binti Hidayat Saman asal Tangerang/Banten, Nining Binti Nakib Emin asal Karawang (Jawa Barat),  Idah Rosyidah binti Juarta Ana asal Bandung/Jawa Barat, Tira binti Tirya asal Majalengka/Jawa Barat, Khusnul Khotimah asal Pamekasan, Madura/Jawa Timur, Jumiah binti Nurite asal Lombok Tengah/NTB, Musjalifah Bt Muin Ahmadi asal Banjarmasin/Kalimantan Selatan). 

Sementara, empat TKIB lainnya dari Indramayu (Jawa Barat) yakni Siti Soleha binti Rokman Karyan, Yuyun Yuniati binti Kusen Tasdik, Maslikah Bt Karnadi dan Siti Aisyah binti Kasrim Talim. Hanif mengatakan, kembalinya 12 TKIB ke Indonesia menunjukkan adanya kerja sama yang baik dari lintas kementerian dan berharap ke depan terus ditingkatkan kerja sama di KBRI Yordania, BNP2TKI, Kemenlu dan Kemenaker dan semua instansi terkait. 

"Ke depan kita harus menyelesaikan masalah TKI secara bersama-sama," tutur Hanif. Ia menuturkan demikian, karena kalau diselesaikan secara sendiri-sendiri tidak akan bisa. "Untuk itu di tingkat pemerintah, kita akan terus tingkatkan kerja sama dan kordinasi," katanya. (Ful)

BERITA REKOMENDASI