2.698 Jemaah Selesai Umrah

JEDDAH, KRJOGJA.com – Jemaah asal Indonesia yang sudah menyelesaikan serangkaian perjalanan dan ibadah umrah, secara bertahap kembali ke Tanah Air. Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali, Sabtu (29/2) mengatakan, proses kepulangan mereka sejauh ini berjalan lancar.

“Sampai hari ini (kemarin) pukul 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS), tercatat ada 2.698 jemaah umrah Indonesia yang kembali ke Tanah Air. Data ini akan terus bertambah seiring dengan jadwal kepulangan yang sudah ditentukan,” terang Endang Jumali.

Mereka terbagi dalam 10 penerbangan. Sebagian besar dari mereka, kemarin sudah sampai di Indonesia. Penerbangan mereka antara lain menggunakan Oman Air dari Jeddah menuju Cengkareng sebanyak 132 jemaah. Kemudian, satu penerbangan lagi dengan Turkish Air, dari Jeddah ke Cengkareng membawa 42 jemaah umrah.

BACA JUGA :

Ratusan Jamaah Umroh Salatiga Batal Berangkat

Umroh Distop Sementara, Begini Penjelasan Menag

Endang Jumali menambahkan, Tim KJRI Jeddah terus berupaya memfasilitasi proses kepulangan WNI jemaah umrah yang dijadwalkan kembali ke Tanah Air dalam waktu dekat setelah menyelesaikan ibadah umrah. “Tim KJRI Jeddah menyisir semua counter maskapai penerbangan untuk mengetahui WNI yang melakukan check in/berangkat melalui Bandara Jeddah, baik Terminal Haji, Saudia, maupun terminal internasional, serta melalui Bandara Madinah,” jelasnya, seraya menyebutkan, sejak Jumat lalu hingga kemarin ada 12 penerbangan kepulangan jemaah umrah Indonesia. Para jemaah itu telah berada di Arab Saudi sebelum
pemberlakuan kebijakan penutupan sementara akses masuk wilayah Arab Saudi.

Terkait penghentian ibadah umrah oleh Pemerintah Arab Saudi, ribuan calon jemaah asal Indonesia cemas. Untuk menghindari masalah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minta Kementerian Agama (Kemenag) Jateng gencar melakukan sosialisasi, termasuk memastikan calon jemaah tidak dikenakan biaya tambahan. ”Kemenag agar berkomunikasi dengan para penyelenggara ibadah haji dan umrah serta calon jemaah. Sampaikan apa yang sebenarnya terjadi agar semuanya tenang. Yang lebih penting lagi, jangan ada penambahan biaya umrah,” ungkap
Ganjar Pranowo di Semarang, usai melantik 170 Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri di Jateng. (Ati/Bdi)

BERITA REKOMENDASI