2 ABK Indonesia Ini Lompat dari Kapal China Karena Jadi Korban Kerja Paksa

JAKARTA, KRJOGJA.com – Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia kembali melaporkan kasus kerja paksa dan perdagangan orang yang dilakukan kapal ikan asing. Fisher Center Bitung melaporkan dua orang awak kapal Indonesia atau anak buah kapal (ABK) melompat dari kapal ikan bernama Lu Qian Yua Yu 901.

Dua awak kapal atas nama Reynalfi dan Andri Juniansyah ini mengaku sengaja melompat dari atas kapal saat melintasi Selat Malaka. Sebab, keduanya tak tahan dengan perlakuan dari kapten kapal dan sesama awak kapal berbendera China tersebut.

“Mereka melompat karena tidak tahan dengan perlakuan dan kondisi kerja di atas kapal yang sering mendapatkan intimidasi, kekerasan fisik dari kapten dan sesama ABK asal China,” tutur Koordinator Nasional DFW-Indonesia, Abdi Suhufan, dalam siaran persnya, Senin (8/6/2020).

BERITA REKOMENDASI