28 Kloter Gelombang II Terima Fasilitas Eyab

Editor: KRjogja/Gus

MADINAH, KRJOGJA.com – Sebanyak 28 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia gelombang II mendapatkan layanan fasilitas Eyab dari pemerintah Arab Saudi saat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah. Kloter 61 JKS dari Kabupaten Ciamis menjadi rombongan pertama yang mendapatkan fasilitas spesial saat di ruang tunggu bandara tersebut.

"Kami sangat bahagia memberikan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.
Sebagaimana fast track, mulai tahun ini juga diterapkan inovasi baru untuk kepulangan, yakni Eyab," ucap Wakil Menteri Haji Urusan Ziarah Madinah, Muhammad Abdulrahman Albejawi kepada Tim MCH 2019 sela menerima jemaah Kloter 61 JKS, Rabu (4/9).

Menurutnya, inovasi ini diterapkan bagi jemaah haji Indonesia dan Malaysia gelombang II yang sebelumnya juga diberikan pada jemaah Indonesia, Malaysia dan India saat pemulangan jemaah dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

"Insya Allah ke depan kami berharap akan jauh lebih baik dan lebih banyak jemaah yang mendapatkan layanan Eyab," sambungnya.

Dipilihnya Indonesia karena dipandang memiliki sistem perhajian yang sangat baik. Jemaahnya juga sangat baik dan rapi sehingga memudahkan fasilitas ini dapat terealisasi.

Sementara itu Dirjen PHU Kemenag RI Prof Nizar Ali menyampaikan, dipilihnya Indonesia dari sekian negara yang mengirimkan jemaah haji untuk mendapatkan fasilitas Eyab saat berada di Bandara Madinah patut disyukuri. Pihaknya juga menunggu janji pemerintah Saudi Arabia yang akan memperluas cakupan kloter serta memperbanyak negara penerima.

Kepala Otoritas Bandara Madinah Madjid Abu Dawud menyebut fasilitas Eyab merupakan layanan proses keberangkatan di ruang tunggu yang nyaman. Di dalam ruangan tersebut jemaah akan mendapatkan layanan optimal seperti halnya pengetahuan tentang warisan budaya Saudi Arabia serta fasilitas lainnya.

"Standar internasional dengan fasilitas yang dimiliki untuk kenyamanan jemaah haji," katanya.

Ke depan, pihaknya menyebut akan mengakomodir lebih banyak lagi. Tentunya juga dengan peningkatan pelayanan yang kian menambah kenyamanan.

Kepala Daerah Kerja Bandara Arsyad Hidayat mengatakan, dalam tiap harinya hingga 11 September akan ada 2-4 kloter yang menerima fasilitas Eyab. Jemaah juga mendapat pelayanan hingga mereka menjalani proses imigrasi.

"Tentu kami berharap Eyab di Madinah bisa jauh lebih baik dari pelaksanaan Eyab saat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah," katanya. (Feb)

 

BERITA REKOMENDASI