3 Poin Utama Diungkap Menlu Retno dalam Bali Democracy Forum 2021

Selanjutnya, Menlu Retno mendorong kebijakan yang inklusif untuk memastikan pemulihan bagi semua.

Dalam demokrasi, inklusivitas berarti partisipasi seluruh rakyat dalam semua aspek tata kelola pemerintah.

“Tidak ada yang boleh tertinggal dalam proses pemulihan dan semua aspirasi harus kita dengarkan sesuai dengan semangat demokrasi,” jelasnya.

Menlu Retno menyampaikan bahwa pemulihan harus dirasakan oleh seluruh rakyat, utamanya mereka yang paling rentan dan paling terdampak oleh pandemi, seperti perempuan, anak muda, pekerja informal, penyandang disabilitas, dan masyarakat lokal.

Hal ketiga yang ia sampaikan adalah bahwa harus mewujudkan arsitektur ekonomi global yang adil untuk mempercepat pemulihan.

Dalam demokrasi, keadilan berarti setiap orang dapat memperoleh haknya dan mencapai kemakmuran.Artinya, setiap negara harus memiliki kesempatan yang sama untuk pulih.

Laporan dari PBB dan berbagai lembaga keuangan internasional memperingatkan terjadinya kesenjangan prospek pemulihan ekonomi antar-negara.

Sekitar 90% negara maju diproyeksikan dapat mencapai level pendapatan perkapita pra-pandemi di tahun 2022. Sementara negara- negara berkembang dan LDCs akan memerlukan waktu jauh lebih lama.(*)

BERITA REKOMENDASI