3,5 Juta Pengungsi Anak di Dunia Tidak Bersekolah

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) melaporkan lebih dari setengah jumlah pengungsi anak-anak di dunia tidak bersekolah.

UNHCR menyebutkan, pada tahun lalu dari total 6,4 juta pengungsi anak berusia antara 5-17 tahun tidak memiliki kesempatan untuk mendapat akses pendidikan.

"Sekitar 3,5 juta pengungsi anak dari total 6,4 juta [pengungsi anak] yang berada dalam tanggungan UNHCR tidak dapat kesempatan pergi ke sekolah," demikian bunyi laporan terbaru UNHCR.

Dalam laporan berjudul "Left Behind: Refugee Education in Crisis", UNHCR menyampaikan jumlah ini turun sedikit jika dibandingkan dengan 2015 di mana sekitar 3,7 juta pengungsi anak tercatat tidak bisa bersekolah.

Setengah dari sekitar 17,2 juta pengungsi yang berada di bawah asuhan UNHCR merupakan anak-anak. Karena itu, lembaga tersebut mendesak dunia internasional untuk lebih fokus memperhatikan pendanaan bagi fasilitas pendidikan anak-anak pengungsi. (*)

BERITA REKOMENDASI