400 Pesan WhatsApp Khashoggi Ceritakan Putra Mahkota Saudi

Editor: Ivan Aditya

TURKI, KRJOGJA.com – Tak hanya dengan tulisan tajamnya di media, Jamal Khashoggi juga terus menyuarakan protes terhadap pemerintah Arab Saudi di bawah sang putra mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS), melalui aplikasi pesan elektronik WhatsApp.

Protes tersebut terangkum dalam 400 pesan WhatsApp yang Khashoggi kirim kepada salah satu rekan aktivisnya, Omar Abdulaziz, selama kurang lebih satu tahun sebelum jurnalis tersebut dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, 2 Oktober lalu.

Dalam sejumlah pesan, Khashoggi menyebut MbS sebagai setan yang tak segan menghabisi semua pihak penghalang jalannya, termasuk para pendukungnya.

"Semakin banyak korban yang ia makan, ia semakin ingin lebih. Saya tidak terkejut jika opresi itu bahkan akan mencapai orang-orang yang mendukungnya," tulis Khashoggi.

Dari sekadar wacana, kedua aktivis itu mulai merencanakan gerakan pemuda secara daring untuk menentang pemerintah Saudi. "[Khashoggi] meyakini MbS adalah sumber masalahnya dan dia mengatakan bahwa bocah itu harus dihentikan," tutur Abdulaziz. (*)

BERITA REKOMENDASI