7 Ribu Tentara Prancis Dikerahkan Jaga Gereja

Editor: Ivan Aditya

PRANCIS, KRJOGJA.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron meningkatkan keamanan gereja di negaranya usai terjadi penyerangan yang memakan 3 korban jiwa. Macron mengerahkan 7 ribu personel tentara untuk berjaga di gereja di Prancis. Sebelumnya terjadi Dari tiga korban jiwa, satu diantaranya dipenggal oleh pelaku.

“Sangat jelas sekali bahwa Prancis sedang diserang,” kata Macron.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex juga menyatakan bahwa pemerintahnya meningkatkan status keamanan ke level tertinggi usai terjadi penyerangan. Di hadapan Majelis Nasional Prancis, Castex menyatakan pemerintah akan memberi respons yang tegas terhadap aksi terorisme tersebut.

Sejauh ini, sejumlah pemimpin dunia sudah menyampaikan bela sungkawa terhadap Prancis. Mulai dari Arab Saudi, Turki, Inggris, Amerika Serikat, Spanyol serta beberapa negara lainnya. (*)

BERITA REKOMENDASI