Adakan Vaksinasi Covid-19, Palestina Kekurangan Dana

Meskipun Otoritas Palestina mengharapkan untuk menerima pengiriman awal vaksin dari skema vaksin global COVAX dalam beberapa pekan, program tersebut berisiko gagal, terutama karena kurangnya dana.
Otoritas Palestina mengatakan pihaknya memiliki kesepakatan pasokan vaksin dengan Rusia dan perusahaan farmasi AstraZeneca, tetapi pengirimannya lambat untuk datang.

“Dari perspektif kemanusiaan, Israel dapat mempertimbangkan untuk menyumbangkan dosis vaksin ekstra yang telah dipesannya, yang tidak akan digunakan,” kata Bank Dunia.

Kementerian kesehatan Otoritas Palestina mengatakan pada Jumat bahwa Israel telah setuju untuk memvaksinasi 100.000 warga Palestina yang secara teratur menyeberang ke Israel untuk bekerja.

Keputusan untuk memvaksinasi pekerja Palestina harus segera dibuat, kata anggota satgas COVID-19 Israel, Nachman Ash, kepada wartawan pada Minggu.

“Dari perspektif medis, kami pikir memvaksinasi pekerja Palestina adalah hal yang benar untuk dilakukan,” ujar Ash. (*)

BERITA REKOMENDASI