Afghanistan Segera Bebaskan 2.000 Tahanan

Editor: Ivan Aditya

AFGHANISTAN, KRJOGJA.com – Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, memulai proses pembebasan 2.000 tahanan Taliban sebagai iktikad baik setelah gencatan senjata selama Idulfitri 1040 Hijriah berjalan dengan baik.

“Ini merupakan iktikad baik untuk memastikan kesuksesan proses perdamaian,” ujar juru bicara Ghani, Sediq Sediqqi.

Ghani juga mengatakan bahwa pemerintah Afghanistan siap mengadakan perundingan damai dengan Taliban setelah menerima usulan gencatan senjata selama libur Lebaran.

Pembebasan tahanan ini sendiri menjadi salah satu bagian kesepakatan perundingan damai antara Taliban dan Amerika Serikat yang diteken pada Februari lalu.

Dalam perjanjian itu, AS menjanjikan pemerintah Afghanistan akan membebaskan 5.000 tahanan Taliban. Sebagai timbal balik, Taliban berjanji melepaskan 1.000 personel keamanan Afghanistan.

Sebelum pengumuman gencatan senjata, Kabul sudah melepaskan sekitar 1.000 tahanan Taliban, sementara milisi tersebut membebaskan 300 personel keamanan Afghanistan.

Taliban menyatakan bahwa mereka akan memegang komitmen untuk membebaskan tahanan dan mengingatkan Afghanistan bahwa menurut perjanjian, Kabul harus merilis 5.000 anggota milisi. (*)

BERITA REKOMENDASI