Agen Khusus FBI Analisis Kematian Vanessa

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Kematian karyawan Google Vanessa Marcote yang ditemukan dengan kondisi mengenaskan usai hilang saat joging menimbulkan banyak analisis. Salah satu analisis datang dari Patricia Kirby, mantan Agen Khusus Biro Penyelidik ferderl (FBI) dan profiler.

Kirby mengatakan kematian Marcote memiliki pola. Polanya adalah dia akan mengunjungi ibunya di akhir pekan, dan akan pergi untuk joging sebelum ia kembali ke kota pada Minggu itu. Jika Marcote bukan seorang korban tindakan acak, kata Kirby, maka jogingnya di akhir pekan merupakan celah untuk membunuhnya.

Selama bekerja di FBI, Kirby telah menyelidiki sejumlah kasus perempuan yang menjadi korban pemerkosaan atau pembunuhan saat joging. Hal ini terjadi karena para penyuka joging sering terganggu musik yang mereka dengar melalui headphone. Biasanya mereka joging sendirian.

Menurut Kirby, tindakan menyerang seseorang yang tengah joging juga berbicara karakter pembunuhnya, karena Marcote sosok yang atletis, tegas dan melawan penyerangnya sebelum tewas. Setelah kematiannya dimana tubuh Marcote dibakar, menurut Kirby tindakan ini merujuk kepada pola pikir si pembunuh setelah kejahatan itu dilakukan. (*)

BERITA REKOMENDASI