Alat Makan Plastik Sekali Pakai Segera Dilarang di Inggris

Editor: Ivan Aditya

INGGRIS, KRJOGJA.com – Pemerintah Inggris berencana melarang penggunaan alat makan plastik sekali pakai sebagai upaya mengurangi polusi lingkungan akibat sampah plastik.

Proses perancangan aturan ini akan dimulai pada musim gugur tahun ini (September-November), dengan penerapan aturan diperkirakan berlangsung beberapa tahun lagi. Inggris juga akan menerapkan pajak kemasan plastik.

“Kami juga akan memperkenalkan pajak kemasan plastik terkemuka di dunia mulai April 2022, ditetapkan 200 poundsterling (hampir Rp4juta) per ton kemasan plastik yang tidak memenuhi ambang batas minimum setidaknya 30 persen konten daur ulang,” jelas Departemen Lingkungan Hidup, Pangan dan Urusan Pedesaan dalam sebuah pernyataan resmi.

Di Inggris, setiap tahunnya satu individu rata-rata membuang 18 piring plastik dan 37 pisau dan garpu sekali. Namun George Eustice, Sekretaris Lingkungan, mengklaim sudah ada kemajuan terkait penggunaan plastik, salah satunya aturan pelarangan pasokan sedotan plastik, pengaduk dan cotton bud.

Kemudian Inggris juga memiliki aturan pengenaan biaya tambahan untuk plastik belanja yang disebut mampu menurunkan pemakaian plastik hingga 95 persen. (*)

BERITA REKOMENDASI