Amerika Akan Tutup Kantor Perwakilan Palestina

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat mengatakan Amerika Serikatmemutuskan menutup kantor perwakilan Palestina di Washington DC.

"Kami telah diberi tahu oleh pejabat AS bahwa mereka memutuskan menutup kantor perwakilan Palestina di AS," kata Erekat.

Erekat mengecam penutupan kantor perwakilan negaranya tersebut dengan menyebut langkah terbaru dari Presiden Donald Trump itu memicu eskalasi berbahaya.

"Langkah ini kembali menegaskan kebijakan pemerintahan Trump yang secara kolektif ingin menghukum warga Palestina, termasuk dengan memotong bantuan finansial untuk kemanusiaan seperti kesehatan dan pendidikan," ucap Erekat.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, telah lebih dulu memutus hubungan dengan pemerintahan Presiden Donald Trump setelah Gedung Putih mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada Desember lalu.

Sejak itu, relasi AS-Palestina tidak akur. Trump bahkan belakangan memutuskan menyetop bantuan bagi UNRWA, organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina.

Selain itu, dalam beberapa minggu terakhir, AS telah memotong lebih dari US$200 miliar bantuan langsung ke Palestina..Trump mengatakan akan menghentikan dana bantuan bagi Palestina sampai pemerintahan Abbas mau kembali ke meja perundingan dengan agenda perdamaian Timur Tengah yang digagas AS. (*)

BERITA REKOMENDASI