Amerika Anggap Hasil Pemilu Venezuela Tidak Sah

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Amerika Serikat menyebut hasil pemilu presiden Venezuela yang digelar pada Minggu (20/05/2018) kemarin tidak sah. Negeri Paman Sam menolak untuk mengakui Nicolas Maduro sebagai presiden negara yang tengah terpuruk akibat krisis itu.

Pemungutan suara dibuka pada Minggu pagi di Venezuela dalam pemilu yang diboikot partai-partai oposisi utama dan amat ditentang oleh AS, Uni Eropa serta pemerintah negara-negara Amerika Latin itu.

"Pemilu tipuan tak mengubah apapun. Kita ingin orang-orang Venezuela yang menjalankan negara ini… sebuah bangsa yang bisa menawarkan banyak hal kepada dunia," kicau Sekretaris Negara AS Mike Pompeo.

Dalam cuitan itu, Pompeo juga mendesak pemerintahan Maduro untuk membebaskan Joshua Holt, seorang misionaris Amerika yang ditahan pada 2016 karena dituduh bersekongkol melawan pemerintah.

Pemerintahan Donald Trump telah memberikan tekanan kepada rezim Maduro dengan menjatuhi sanksi kepada para anggota rezim itu dan menarget kemampuannya dalam meminjam di pasar finansial AS. (*)

BERITA REKOMENDASI