Amerika Batal Jual 26 Ribu Senjata ke Filipina

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Kementerian Luar negeri Amerika Serikat membatalkan rencana penjualan 26 ribu senjata ke Filipina setelah salah satu senator AS, Ben Cardin, menolak rencana tersebut. Salah satu sumber mengatakan, politisi Partai Demokrat itu tidak setuju jika AS harus menyediakan bantuan senjata ke Manila karena adanya dugaan pelanggaran HAM yang semakin mengkhawatirkan di Filipina.

Dugaan ini mencuat setelah merebaknya kabar bahwa kebijakan perang melawan kriminal narkoba yang digagas Presiden Filipina Rodgrigo Duterte telah menyebabkan setidaknya 3000 warga terduga kriminal narkoba tewas di tangan polisi tanpa melalui proses hukum jelas. Langkah brutal Duterte ini juga menarik perhatian pegiat HAM internasional dan juga negara Barat.

Saat Kementerian Luar Negeri AS menginformasikan rencana penjualan senjata ini, Cardin langsung menolak. Seorang sumber dari staf Komite Hubungan Luar Negeri Kongres AS lantas menghubungi Kemlu As untuk memberi kabar bahwa Cardin akan menolak rencana penjualan itu pada proses notifikasi awal. Sementara itu, Kemlu AS sendiri tidak memberikan tanggapan mengenai persoalan ini. (*)

BERITA REKOMENDASI