Amerika Batal Lakukan Serangan ke Iran

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran, karena korban tewas diperkirakan mencapai 150 orang. Jumlah tersebut dinilai tidak akan menjadi balasan yang proporsional terhadap Teheran.

Hal ini terkait reaksi AS kepada Iran yang telah menembak jatuh pesawat tak berawak Amerika. Iran menegaskan pesawat AS itu melanggar wilayah udaranya. Namun klaim itu segera dibantah Washington. 

Jatuhnya pesawat tak berawak itu telah meningkatkan ketegangan di antara kedua negara setelah serangkaian serangan terhadap kapal tanker yang disalahkan AS terhadap Teheran. 

Di bawah tekanan untuk menanggapi insiden berisiko tinggi di dekat Selat Hormuz, Trump mengatakan AS didesak untuk membalas pada Kamis (20/06/2019) malam dengan pukulan "tiga situs yang berbeda". Namun dia membatalkan serangan hanya 10 menit sebelum dilakukan. 

"Saya bertanya, berapa banyak yang akan mati. 150 orang, tuan, adalah jawaban dari seorang Jenderal," kata Trump dalam akun Twitter, Jumat (21/06/2019). Dia menyimpulkan serangan itu tidak akan "sebanding dengan Iran yang menembak sebuah pesawat tak berawak." 

"Saya tidak terburu-buru. Militer kami dibangun kembali, baru, dan siap untuk pergi," tulisnya. 

Presiden AS telah menyerang dengan nada agresif dalam komentar publik awal tentang Iran yang menembak jatuh pesawat pengintai Global Hawk. (*)

BERITA REKOMENDASI