Amerika – Korsel Gelar Latihan Militer Terbesar

Editor: Ivan Aditya

KORSEL, KRJOGJA.com – Korea Selatan dan Amerika Serikat menggelar latihan udara bersama terbesar mereka. Pernyataan itu disampaikan sejumlah pejabat kedua negara sepekan setelah Korea Utara menyebut telah melakukan uji coba rudal terbarunya.

Korea Utara melakukan uji coba rudal tersebut sebagai bagian dari pengembangan senjata yang telah menimbulkan kekhawatiran dunia. Latihan tahunan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan, yang disebut sebagai "Vigilant Ace", akan berlangsung hingga Jumat 8 Desember 2017 dengan melibatkan enam pesawat tempur siluman F-22 Raptor di antara lebih dari 230 pesawat yang ikut ambil bagian.

Korea Utara mengecam latihan gabungan tersebut dan menganggapnya sebagai tindakan menghasut. Jet tempur F-35 juga akan digunakan dalam latihan. Latihan itu pun akan melibatkan sejumlah besar jet tempur generasi ke-5. Demikian menurut juru bicara Angkatan Udara Amerika Serikat yang berkedudukan di Korea Selatan.

Sekitar 12.000 anggota pasukan Amerika Serikat termasuk dari marinir dan angkatan laut akan bergabung dengan pasukan Korea Selatan. Pesawat yang digunakan sebagian akan diterbangkan dari delapan pangkalan militer Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Laporan media Korea Selatan mengatakan, pesawat pembom Lancer B-1B mengikuti latihan pekan ini. Namun, juru bicara Angkatan Udara Amerika Serikat tidak memastikan laporan tersebut.

Amerika Serikat menyebut, latihan bersama digelar guna meningkatkan kesiapan dan kemampuan operasional serta untuk memastikan perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea. (*)

BERITA REKOMENDASI