Amerika Segera Tarik Pasukan dari Suriah

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Mark Esper, menyatakan bakal menarik sekitar 1000 pasukan yang diterjunkan di Suriah dalam waktu dekat. Dia menyatakan tidak ingin terjebak di tengah konflik antara etnis Kurdi dan Turki.

"Pasukan AS sepertinya akan terjebak dua angkatan bersenjata yang saling mengerahkan pasukan dan situasi yang berbahaya. Kami akan mulai memulangkan pasukan secepat dan seaman mungkin," kata Esper.

Sekitar 1000 pasukan AS saat ini masih berada di Suriah. Mereka bersekutu dengan milisi Kurdi yang membentuk Pasukan Demokratik Suriah (SDF) untuk melawan kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kemungkinan besar mereka sementara akan dipindahkan ke markas pasukan AS di Tanf, dekat perbatasan Yordania. Banyak pihak mengkritik langkah Presiden Donald Trump menarik pasukan di Suriah sebagai bentuk pengkhianatan terhadap Kurdi. Namun, Esper punya pendapat lain. "Kurdi adalah mitra yang baik. Namun, di saat yang bersamaan pasukan kita tidak ditugaskan untuk melawan Turki," ujar Esper. (*)

BERITA REKOMENDASI