Amerika Tak Akan Gulingkan Bashar Al-Assad

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Amerika Serikat menyatakan tidak lagi berusaha menggulingkan Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Namun, mereka memperingatkan tak akan memberikan bantuan atau berkawan jika Negeri Syam tak berubah sesuai kemauan AS.

Perwakilan AS untuk Suriah, James Jeffrey mengatakan Assad harus mau berkompromi dengan pemberontak lantaran perang sipil yang melanda negaranya sejak tujuh tahun terakhir tak kunjung selesai. Jeffrey memperkirakan hingga kini setidaknya ada 100 ribu pejuang pemberontak di Suriah.

"Kami ingin melihat rezim di Suriah berubah secara fundamental. Ini bukan soal perubahan rezim-kami tidak mencoba menggulingkan Assad," kata Jeffrey.

Meski tak lagi membidik Assad untuk lengser, Jeffrey mengatakan Suriah tidak akan bisa menjadi sekutu AS dalam waktu dekat. "(Suriah) tidak perlu menjadi rezim seperti yang AS inginkan dan bisa kami rangkul, katakanlah (sekutu), seperti halnya tidak mungkin Uni Eropa menerima Suriah meski blok itu mulai menerima negara Timur Tengah dan Damaskus telah memenuhi syarat," papar Jeffrey.

Selain itu, Jeffrey mengatakan negara Blok Barat dan lembaga internasional tidak akan memberikan panduan apa pun terhadap Suriah jika rezim Assad tidak menjamin akan melakukan perubahan seperti yang diinginkan. Dia memperkirakan Suriah membutuhkan setidaknya dana sebesar US$300-US$400 miliar untuk melakukan pembangunan kembali pascaperang.

"Ada kesiapan dari negara-negara Barat untuk tidak menyokong dana untuk membantu menanggulangi bencana ini, kecuali jika kami meyakini bahwa pemerintah Suriah siap untuk berkompromi dan berjanji tidak akan membuat kengerian lagi di masa depan," tutur Jeffrey. (*)

BERITA REKOMENDASI