Amerika Tak Akan Tarik Pasukan dari Irak

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Amerika Serikat (AS) pada Jumat menolak permintaan perdana menteri sementara Irak untuk mengirim delegasi guna memulai persiapan penarikan 5.200 tentaranya dari negara itu.

"Pada saat ini, setiap delegasi yang dikirim ke Irak akan berdedikasi untuk membahas cara terbaik untuk kembali berkomitmen pada kemitraan strategis kami bukan untuk membahas penarikan pasukan, tetapi postur pasukan kami yang tepat dan tepat di Timur Tengah," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus.

Sebagai informasi, para pemimpin Irak memang meminta AS menarik pasukannya dari negara mereka. Permintaan dilakukan karena mereka geram oleh serangan pesawat tak berawak AS di bandara Baghdad pekan lalu.

Serangan itu menewaskan jenderal senior Iran Qassem Soleimani. Perdana Menteri sementara Adel Abdel Mahdi telah meminta Amerika Serikat untuk mengirim delegasi guna melaksanakan penarikan tersebut.

Permintaan tersebut ia sampaikan langsung kepada Sekretaris Negara AS Mike Pompeo. Abdel Mahdi meminta agar para delegasi dikirim ke Irak untuk mengatur mekanisme pelaksanaan keputusan parlemen untuk penarikan pasukan asing dari Irak.

Departemen Luar Negeri membela kehadiran pasukan AS dengan tujuan memerangi kelompok Negara Islam. "Amerika adalah kekuatan untuk kebaikan di Timur Tengah," kata Ortagus dalam sebuah pernyataan. (*)

BERITA REKOMENDASI