Amerika Tangguhkan Penjualan Senjata ke Turki

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Amerika Serikat menangguhkan penjualan senjata bagi pengawal Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, setelah salah satu ajudannya menyerang demonstran di Washington pada Mei lalu.

"Penjualan ke pasukan keamanan personal Presiden Erdogan tidak seharusnya diterima, mengingat sejarah kekuatan berlebihan mereka," tegas senator Patrick Leahy dan Chris Van Hollen.

Melalui keputusan ini, AS menangguhkan kesepakatan penjualan senjata dari perusahaan basis New Hampshire, Sig Saure, senilai US$1,2 juta untuk pasukan pengawal Erdogan. Leahy dan Van Hollen mengajukan penangguhan tersebut setelah seorang ajudan dari Turki menyerang seorang demonstran anti-Erdogan di depan Kedutaan Besar Turki pada 16 Mei lalu, saat sang presiden berkunjung ke Washington. (*)

BERITA REKOMENDASI