Amerika Tuduh Iran Intervensi Pemilu Irak

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis menuding Iran tengah berupaya mencampuri pemilihan umum parlemen di Irak yang akan digelar pada Mei mendatang. Dalam pemilu tersebut, Perdana Menteri Haider al-Abadi menjadi calon kuat untuk kembali berkuasa setelah sukses menghalau kelompok bersenjata ISIS dengan bantuan Amerika Serikat.

Pemilu itu akan menentukan siapa pemimpin Irak selama empat tahun mendatang, saat Baghdad harus membangun ulang kota-kota yang hancur oleh perang, mencegah tumbuhnya ekstrimisme, dan menyelesaikan persoalan sektarian yang seringkali menyebabkan konflik. Di antara penantang Abadi adalah mantan Perdana Menteri Nuri al-Maliki dan mantan Menteri Transportasi Hadi al-Amiri. Keduanya dikenal dekat dengan Pemerintahan Iran.

Mattis tidak mengungkap siapa calon yang akan didukung oleh Iran. Namun dia mengatakan bahwa Teheran melakukan campur tangan dengan mengirim sejumlah uang untuk mempengaruhi politik dalam negeri Irak.

"Kami mempunyai bukti mengkhawatirkan bahwa Iran tengah berupaya mempengaruhi, dengan menggunakan uang, pemilu di Irak," kata Mattis. (*)

BERITA REKOMENDASI